Advertisement
Tanya Jawab

Bagaimana proses seorang ulama menentukan aturan hukum yang tidak ditemukan di dalam Al Qur’an ataupun Al Hadits ? dan berikan satu contoh dalam hal apa saja beserta hukumnya ! – CIKIJING.COM

Bagaimana proses seorang ulama menentukan aturan hukum yang tidak ditemukan di dalam Al Qur’an ataupun Al Hadits ? dan berikan satu contoh dalam hal apa saja beserta hukumnya !

Jawaban dari pertanyaan di atas sebagai berikut:

Seperti yang kita ketahui bahwa kesepakatan ulama didasari oleh Al-Quran, hadits, ijma’ dan qiyas. Jika aturan hukum yang tidak ditemukan di dalam Al Qur’an ataupun Al Hadits maka akan dilakukan ijma. Ijma sendiri berarti suatu proses untuk mengumpulkan perkara dan memberi hukum dasarnya dan menyakininya. Contohnya sebagai berikut: Hukum tayammum seseorang yang mendapatkan air ketika sedang shalat. Ulama sepakat bahwa jika seseorang menemukan air sebelum melaksanakan shalat maka tayammum-nya batal, sebagaimana mereka sepakat bahwa jika ia menemukan air setelah selesai melaksanakan shalat maka shalatnya dianggap sah. Tetapi mereka berbeda pendapat jika orang tersebut menemukan air ketika sedang shalat, apakah tayammumnya batal dan ia wajib menggunakan air lalu memulai shalat lagi ataukah tayammumnya tidak batal, sehingga ia meneruskan shalatnya? Imam Syafi’i dan imam Malik berpandangan, tayammum-nya tidak batal sehingga ia bisa meneruskan shalatnya. Mereka beralasan bahwa tayammum dan shalatnya dihukumi sah, sehingga hukum sah itu berlaku sampai shalatnya selesai.

Terimakasih telah melihat artikel Tanya Jawab, semoga bermanfaat bagi para pembaca Cikijing.com.

Baca Juga:  Cara Budidaya Tomat dengan Hasil Melimpah - CIKIJING.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button