Advertisement
Tanya Jawab

Budidaya Jangkrik Untuk Pemula, Untung Jutaan – CIKIJING.COM

Budidaya Jangkrik Untuk Pemula, Untung Jutaan – Cara budidaya jangkrik yang benar untuk pemula. Dapatkan keuntungan jutaan rupiah! Jangkrik merupakan salah satu jenis serangga yang banyak dimanfaatkan sebagai ternak dan pakan ternak sehingga permintaannya tidak berkurang sedikit pun. Jika Anda penasaran dengan budidaya jangkrik, ada cara yang sangat bersih dan pasti. Siap untuk mendapatkan hasil maksimal dari perusahaan ini? Bisa dikatakan cara beternak jangkrik sangat lancar, baik besar maupun kecil.

Termasuk para pemula yang ingin menjadikan budidaya jangkrik sebagai lahan bisnis. Karena burung, ikan, dan reptil sering memakannya, permintaan akan serangga ini tidak lagi berkurang. Anda juga harus mengetahui ciri-ciri jangkrik sebelum Anda mulai membudidayakannya.

Menurut penelusuran, ada lebih dari 1.000 spesies jangkrik di daerah tropis. Sementara itu, setidaknya ada 100 jenis jangkrik yang dikenal di Indonesia. Menanam jangkrik sebenarnya bisa menghasilkan puluhan juta rupiah jika Anda rajin.

Cara beternak jangkrik yang benar

Berbagai sumber melaporkan bahwa ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum mulai berkembang.
Sebelumnya, sebelum membudidayakan jangkrik, kenali dulu ciri-cirinya.

Ciri-ciri Jangkrik :
• Herbivora.
• Di alam liar, ia memakan daun muda bersama dengan rumput.
• Di lingkungan tumbuh, Anda dapat memberi makan sayuran hijau berair dengan daun sawi, bayam, selada, mentimun, dan daun pepaya.
• Suka tempat gelap.

Langkah-langkah budidaya jangkrik adalah sebagai berikut:

1. Pemosisian

Jangkrik sangat menyukai tempat yang sepi, sunyi, teduh.
Kualitas mil juga memiliki perjalanan udara terbaik agar sesuai dengan suhu ruangan.
Hindari tempat ramai dan bising termasuk pasar atau jalan raya.
Lingkungan yang jauh dari olahraga manusia mungkin terkenal dengan jangkrik.
Ruangan tempat jangkrik dipelihara sebaiknya tidak lagi terkena sinar matahari langsung.

2. Persiapan Kandang

Kandang jangkrik yang dikutip dari alamtani bisa dibuat dari berbagai macam bahan diantaranya kardus atau triplek. Desain sangkar jangkrik berbentuk kotak, dan dapat berupa produk dari forum atau triplek bertulang dari kasau/reng kayu. Panjang 100cm, besar 60cm, tinggi 30cm-40cm.

Oleskan lem ke setiap sambungan dan sudut kotak untuk mencegah jangkrik yang baru menetas keluar melalui celah sambungan. Ini karena jangkrik yang baru menetas bisa berukuran sangat kecil. Permukaan atas harus dapat dibuka dan ditutup menggunakan engsel.

Memiliki ventilasi berukuran sekitar 50 cm x 7 cm di bagian belakang dan depan, serta letak lubang sekitar 10 cm dari atas. Ventilasi ditutupi dengan kain kasa kawat yang sangat baik untuk mencegah jangkrik kecil melarikan diri. Tempelkan kaki pada keempat sudut kotak sekitar 10 cm.

Tempatkan mangkuk berisi air atau cairan lain untuk menyelamatkan Anda dari hama, termasuk semut, memasuki kandang. Kondisi kita harus menjauhi hewan-hewan yang mengganggu.
Kelembaban perlu diatur, terutama pada musim kemarau. Anda bisa menyemprotkan karung goni basah untuk menjaga kelembapan atau melindungi kandang.

3. Pembibitan jangkrik menggunakan pembibitan awal

Bibit jangkrik harus sehat, tidak lagi sakit dan bebas halangan, serta berumur sekitar 10-20 hari. Calon induk jangkrik yang cocok adalah jangkrik hasil tangkapan liar. Ini karena mereka biasanya memiliki sistem kekebalan yang lebih baik.

Namun, benih juga dapat dibeli dari toko pakan yang menawarkan pakan tetap. Cara terbaik untuk membedakan antara jangkrik jantan dan betina adalah dengan memeriksa ekornya. Jangkrik jantan paling efektif dengan ekor, sedangkan betina tampaknya memiliki tiga ekor.

4. Jangkrik Kawin

Area kawin jangkrik harus dipisahkan dari tempat pembibitan anak ayam. Kondisi kandang untuk kawin harus sama dengan habitat alami jangkrik. Dinding kandang bisa dicat dengan tanah liat, semen putih dan bisa diberi daun kering termasuk daun jati, daun pisang atau serutan kayu. Jangkrik yang akan dipelihara harus dari jenis yang sama.

Perkawinan tidak terjadi pada spesies di mana jantan dan betina berbeda. Jika ingin mengawini jangkrik, masukkan moha betina dan jantan dengan perbandingan 10:2. Siapkan kotak pasir atau tanah untuk bertelur di kandang kawin.

Selama periode kawin, jangkrik jantan terus-menerus mencicit. Jangkrik betina yang telah dibuahi bertelur. Telur biasanya diletakkan di pasir atau tanah.

Kiat untuk kawin:
• Jangkrik harus diberikan makanan yang cukup, seperti kubis, daun sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan jenis sayuran hijau lainnya.
• Keluarkan makanan terakhir setiap hari dan jaga makanan agar tidak membusuk di dalam kandang.
• Bahan-bahan tertentu dalam mengawinkan jangkrik seperti dedak, tepung ikan, kuning telur bebek rebus dan haluskan serta beberapa vitamin.

5. Proses Panen Budidaya Jangkrik

Setelah telur diletakkan dan menetas, mereka sepenuhnya siap untuk dipanen. Ada dua hal yang bisa Anda panen dari jangkrik. Pertama, jangkrik dewasa dan yang kedua, telur jangkrik.

Berikut adalah persiapan untuk panen jangkrik tumbuh.
1. Telur
Pada telur jangkrik biasanya dijual lebih mahal daripada jangkrik itu sendiri. Telur biasanya diberikan kepada peternak jangkrik yang sedang tumbuh. Anda juga dapat menawarkannya ke dealer hewan peliharaan atau tampil sebagai distributor. Biaya dapat ditentukan dengan kesepakatan bersama.

2. Jangkrik
Jika kita berbicara tentang budidaya jangkrik, maka tentu saja topiknya adalah jangkrik itu sendiri. Jangkrik dapat dipanen setelah berumur sekitar 30 hari. Dihitung sejak telur mulai menetas. Oleh karena itu, laporkan setiap tanggal panen jangkrik.

Ciri-ciri induk jangkrik kelas satu
• Antena atau antena masih panjang.
• Semua anggota badan tetap utuh.
• Anda bisa melompat sedikit lebih jauh dan gesit.
• Warna tubuh yang cantik.

Jangan memilih jangkrik seram yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
• Jangan memilih jangkrik yang pernah mengeluarkan sekret dari mulut atau duburnya.
• Orang tua laki-laki mencicit keras.
• Permukaan sayap atau punggung kasar dan keras.
• Sosok betina memiliki ovipositor di ekornya.
• Ekor memiliki tiga elemen, bagian tengah adalah ovipositor.
• Ukuran besar.

Tips Budidaya Jangkrik
Budidaya hewan tidak lepas dari gangguan.
Khusus untuk budidaya jangkrik, Anda bisa menyimak panduannya berikut ini.
• Jauhkan jangkrik dari tikus, kecoa, semut, dan laba-laba.
• Berikan makanan dalam jumlah besar karena jangkrik dapat muncul sebagai kanibal jika makanan langka.
• Pakan untuk anak ayam umur 1-10 hari adalah pakan unggas yang terbuat dari kedelai, beras merah dan jagung kering.
• Anak ayam jangkrik dapat diberi makan sayuran hijau dan jagung muda 10 hari setelah lahir.
• Jaga kebersihan dan kebersihan kandang serta jaga agar kandang tidak terhalang oleh jangkrik.
• Kondisi kandang harus tetap lembab dan gelap.
• Buang makanan setiap hari dan jaga agar tidak membusuk di dalam kandang.
• Kandang yang baru dibuat, jika terbuat dari triplek, harus dicuci terlebih dahulu untuk menghindari bau vinyl.
• Jangan biarkan air dalam mangkuk atau kaleng di dasar kandang mengering.

Terimakasih telah melihat artikel Tanya Jawab, semoga bermanfaat bagi para pembaca Cikijing.com.

Baca Juga:  Jika meletakkan Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek maka harus diperhatikan...kecuali?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button