Advertisement
TEKNOLOGIGADGETTips & Trik

5 Cara Mengatasi Laptop Yang Tidak Bisa di Matikan

5 Cara Mengatasi Laptop Yang Tidak Bisa di Matikan – Kalau sudah selesai menggunakan laptop, yang wajib kita lakukan yakni mematikannya. Sebagai pengguna yang baik, kita harus mematikan laptop dengan benar dengan memanfaatkan fitur shutdown.

Tetapi, ada saja masalah yang timbul saat proses shutdown. Sebenarnya laptop sudah mati ketika kita shutdown. Tetapi, kipas dan lampu indikator masih menyala seolah-olah laptop masih dalam keadaan hidup.

Permasalahan laptop tidak bisa shutdown ini sering terjadi pada Windows 10. Sebenarnya tidak selalu muncul masalahnya, tetpai menurut saya tetap mengganggu.

Cara Mengatasi Laptop Tidak Bisa di Shutdown

Di bawah ini akan kami ulas beberapa cara mengatasi laptop tidak bisa shutdown. Oh ya, cara ini bisa dilakukan dengan semua versi Windows ya, baik itu Windows 7, 8, maupun 10.

1. Matikan Fast Startup

Untuk mengatasi laptop tidak bisa dimatikan, kita hanya perlu mematikan fitur Windows yakni Fast Startup. Fitur ini secara default sudah aktif, tetapi kalau kita matikan juga tidak masalah.
Berikut adalah langkahnya:

  • Pertama, ke Control Panel.
  • Ubah view by menjadi Small icons kemudian pilih Power Options.
  • Kemudian, pilih Choose what the power buttons do.
  • Klik Change settings that are currently unavailable. Kemudian pada Shutdown settings hilangkan centang Turn on fast startup (recommended).
  • terakhir klik Save Changes.

Setelah langkah ini, kemungkinan besar laptop Anda sudah normal kembali. Tetapi kelemahannya, proses booting ataupun restart jadi lebih lama.

2. Bersihkan Virus

Saat virus masuk ke Windows, apa saja bisa dilakukan, termasuk menghapus file sistem ataupun registry. Kalau file sistem sudah ada yang terhapus, biasanya akan muncul suatu masalah, misalnya laptop tidak bisa dimatikan.

Baca Juga:  Penjelasan Simple Teknologi Internet 5G & Sejarahnya

Dengan antivirus, kita bisa mengetahui apakah di laptop ada virus atau tidak. Apakah sudah menggunakan antivirus? Saya harap sudah ya, sebab ini akan sangat bermanfaat sebagai salah satu benteng Windows.

Untuk Anda yang menggunakan antivirus misalnya Avast, Avira, ataupun lainnya (selain antivirus bawaan Windows), maka Anda harus mematikan Windows Defender. Hal ini dilakukan supaya kinerja Windows tidak terlalu berat.

3. Perbaiki Registry

Kalau sebelumnya laptop Anda terkena virus, maka kemungkinan ada sejumlah registry yang rusak. Maka dari itu, perbaiki registry harus segera dilakukan supaya tidak terjadi masalah pada Windows.

Untuk melakukan perbaikan registry, Anda bisa menggunakan aplikasi CCleaner. Kalau belum tahu caranya, silahkan lihat di bawah ini:

  • unduh dan install CCleaner.
  • Setelah proses instalasi selesai, buka aplikasi tersebut.
  • Pilih Registry lalu klik Scan for Issues.
  • Setelah proses scan selesai, pilih Fix selected Issues.
  • Kalau ada pesan Do you want to backup the registry before making change? silahkan pilih saja Yes.
  • Tunggu proses selesai.

Dengan cara ini, registry yang sebelumnya rusak sudah berhasil diperbaiki. Sehingga bisa meminimalisir terjadinya error pada Windows.

4. Uninstall Aplikasi

Melakukan uninstall aplikasi dimaksudkan supaya kapasitas hardisk lebih longgar. Sebab biasanya, kalau hardisk penuh akan muncul masalah-masalah misalnya laptop tidak bisa dimatikan ataupun laptop lemot.
Silahkan periksa apakah ada aplikasi yang tidak digunakan. Kalau ada, langsung uninstall saja, berikut caranya:

  • Buka Control Panel di laptop Anda.
  • Ubah bagian view by menjadi small icons lalu pilih Programs and Features.
  • Berikutnya akan disuguhkan dengan aplikasi yang terinstall.
  • Pilih aplikasi yang akan diuninstall, klik kanan lalu pilih Uninstall.

5. Matikan Secara Paksa atau Hardbooting

Kalau cara-cara di atas tidak ada yang berhasil, mungkin saatnya mengeluarkan cara paling jitu. Saya tekankan di awal, cara ini tidak disarankan untuk dilakukan, kecuali memang terpaksa saja.
Dengan cara ini, laptop Anda 100% berhasil dimatikan. Akan tetapi dampak buruknya, banyak hardware yang terhenti secara mendadak, misalnya hardisk. Kalau ini terus-terusan terjadi, maka bukan tidak mungkin hardisk laptop akan rusak.

Baca Juga:  2 Cara Simple Menambahkan Akun Gmail di iPhone

Terimakasih telah melihat artikel Cara Mengatasi Laptop Yang Tidak Bisa di Matikan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Back to top button