Advertisement
Tanya Jawab

Doni mengamati mereka bermain dengan hampir tidak bersuara. Setelah permainan akan berakhir Pak Muin menanyakan, “Yang ini bagaimana?” Dengan suara hampir tak keluar, Midun menjawab, “Itu kuda jalannya l.” Setelah Midun selesai menggerakkan caturnya Pak Muin bertanya lagi, “Yang ini?” “I… itu skak.” Suara Midun meninggi akhirnya.”Alamak, saya kalah,” kata Midun, sambil mengemas caturnya lalu memasukkannya ke kotaknya. “Itulah kamu, jangan berlagak,” kata Doni. Dia tahun lalu juara catur kecamatan.Makna tersirat yang terkandung dalam cerita tersebut adalah?

Doni mengamati mereka bermain dengan hampir tidak bersuara. Setelah permainan akan berakhir Pak Muin menanyakan, “Yang ini bagaimana?” Dengan suara hampir tak keluar, Midun menjawab, “Itu kuda jalannya l.” Setelah Midun selesai menggerakkan caturnya Pak Muin bertanya lagi, “Yang ini?” “I… itu skak.” Suara Midun meninggi akhirnya.”Alamak, saya kalah,” kata Midun, sambil mengemas caturnya lalu memasukkannya ke kotaknya. “Itulah kamu, jangan berlagak,” kata Doni. Dia tahun lalu juara catur kecamatan.Makna tersirat yang terkandung dalam cerita tersebut adalah?

  1. Jangan meremehkan orang.
  2. Jangan lengah kalau melawan orang tua.
  3. Jangan mengajak orang tua main catur.
  4. Semua jawaban benar
  5. Semua jawaban benar

Jawaban: A. Jangan meremehkan orang..

Dilansir dari Ensiklopedia, doni mengamati mereka bermain dengan hampir tidak bersuara. setelah permainan akan berakhir pak muin menanyakan, “yang ini bagaimana” dengan suara hampir tak keluar, midun menjawab, “itu kuda jalannya l.” setelah midun selesai menggerakkan caturnya pak muin bertanya lagi, “yang ini” “i… itu skak.” suara midun meninggi akhirnya.”alamak, saya kalah,” kata midun, sambil mengemas caturnya lalu memasukkannya ke kotaknya. “itulah kamu, jangan berlagak,” kata doni. dia tahun lalu juara catur kecamatan.makna tersirat yang terkandung dalam cerita tersebut adalah jangan meremehkan orang..

Itulah tadi jawaban dari Doni mengamati mereka bermain dengan hampir tidak bersuara. Setelah permainan akan berakhir Pak Muin menanyakan, “Yang ini bagaimana?” Dengan suara hampir tak keluar, Midun menjawab, “Itu kuda jalannya l.” Setelah Midun selesai menggerakkan caturnya Pak Muin bertanya lagi, “Yang ini?” “I… itu skak.” Suara Midun meninggi akhirnya.”Alamak, saya kalah,” kata Midun, sambil mengemas caturnya lalu memasukkannya ke kotaknya. “Itulah kamu, jangan berlagak,” kata Doni. Dia tahun lalu juara catur kecamatan.Makna tersirat yang terkandung dalam cerita tersebut adalah?, semoga membantu.

Baca Juga:  Sinar matahari, air hujan, udara menurut kelangkaannya atau cara memperolehnya termasuk barang?

Terimakasih telah melihat artikel Tanya Jawab, semoga bermanfaat bagi para pembaca Cikijing.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button